Kamis, 11 Oktober 2012

Banyuwangi Tak Wangi Lagi

“Bunuh dia! Habisi dia!”
Kata orang-orang bertopeng
yang menyeretnya beramai-ramai
ke dalam kegelapan, kemarin malam

Esoknya, orang-orang menemukan mayatnya
di tepi jalan dekat mushola

darah telah tercecer
menggores pada koran pagi
menoreh pada bingkai sejarah
melukis burung gagak yang menari-nari
menyanyikan lagu kematian
kemudian hinggap
pada senyap
lalu lenyap

barangkali ia bertanya dalam kesenyapannya:
“Mengapa tiba-tiba tasbihku terputus,
ketika aku belum selesai berdzikir?”

sementara aku terus mencari jawabannya:
pada orang-orang
pada koran-koran

indonesia, 21 Oktober 1998

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mengenai Saya

Foto saya
Jombang, East Java, Indonesia
I was born and grew up in Wonosalam. Lives in Malang. Only a "pencangkul" and coffee lovers, coffee addicts even.

Pengikut