Selasa, 24 Juli 2012

Bulan Sastra Indonesia di Jombang

Oleh: Siti Sa’adah*

Meskipun belum ada kesepakatan secara menyeluruh mengenai peringatan Bulan Sastra Indonesia, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP Bahtra Indonesia) STKIP PGRI Jombang telah mengagendakan peringatan tersebut pada bulan April. Bulan sastra disebut oleh Sapardi Djoko Damono sebagai hari sastra jatuh tepat pada 28 April yang sekaligus untuk mengenang Chairil Anwar. Bulan Sastra Indonesia yang telah berlangsung pada 15-16 April 2011 di kampus STKIP PGRI Jombang merupakan agenda baru HMP Bahtra Indonesia yang merupakan pengembangan agenda Bulan Chairil yang telah dilaksanakan sebanyak tiga kali setiap tahun sejak kepemimpinan Ikhsanul Fikri (2008) yang sekarang menjadi ketua Sanggar Teater Gendhing dan Rahmad Sularso Nh. (2009 dan 2010). Pergantian nama dari Bulan Chairil ke Bulan Sastra ini bertujuan agar kegiatan tidak terpaku pada sosok Chairil saja, melainkan terbuka untuk mengangkat sastrawan lain seperti Pramoedya Ananta Toer yang wafat pada bulan ini.

Senin, 23 Juli 2012

Bahasa nJombang-an

Oleh: M. Fathoni Mahsun*

Dialek kebahasaan di Jombang sesungguhnya adalah sebuah fenomena yang menarik untuk dicermati, namun sayangnya fenomena ini kurang disadari. Pelaku budaya  di Jombang sendiri tidak menempatkan dialek bahasa sebagai salah satu garapannya, kebanyakan mereka masih cenderung memperhatikan seni ludruk, besutan, remo, jaran kepang, hadrah dan produk-produk budaya lain yang sudah lazim.

Jumat, 20 Juli 2012

Kuwen

Cerpen: Siti Sa'adah

SIAPA berani mengartikan sabda nabi surga ada di telapak kaki ibu secara harfiah? Mungkin akulah yang pertama. Barang siapa berani membantah atau menertawakan, langsung kusodorkan bukti nyata ini.

***

Minggu, 01 Juli 2012

Pulang ke Rahim

Oleh: Siti Sa’adah

aku rindu pulang ke rahimmu ibu
rahim sepi yang mengungkung ketakutanku saat aku berada di sini
melingkar aku bersama sulur ari

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mengenai Saya

Foto saya
Jombang, East Java, Indonesia
I was born and grew up in Wonosalam. Lives in Malang. Only a "pencangkul" and coffee lovers, coffee addicts even.

Pengikut