Selasa, 18 Desember 2012

Puisi Terlewat, 5

kenapa kita harus bertemu di sini
dan mengukir bermacam memori
mencatat hari-hari yang terlewati
sampai waktu membingkai

Kamis, 13 Desember 2012

Rabu, 05 Desember 2012

Poundsterling

dan....
cinta yang kau ungkapkan
dengan bahasa poundsterling
membuat harapanku terpelanting!

Senin, 12 November 2012

Kaukah, Tapi Aku Tak Tahu

kaukah yang mengirim
bertangkai-tangkai bunga
di samping tidurku
sampai wanginya mengalir dalam darah
dan membuatku berbunga-bunga
. :tapi aku tak tahu

Jumat, 09 November 2012

Hujan Pagi Hari

“………… aku belum sepenuhnya sadar mengakhiri mimpi-mimpi ketika engkau mengalir dengan ceritamu, sendirian! menumpahkan segala derita, setelah semalaman menahan orgasmemu, orgasme hujan. pada bunga-bunga engkau bercerita, pada dingin kau tumpahkan. mataharipun tak engkau ijinkan menyapa burung-burung …………”.

Selasa, 06 November 2012

Puisi Terlewat, 13

warna-warna cinta itu
aku goreskan di kanvas hatimu
biar tergambar asmaraku nan samar
tapi maaf, kalau warnanya masih pudar

Jumat, 02 November 2012

Puisi Untukmu

meskipun debur ombak mengirim buih penuh limbah
unggas laut sudah tak doyan ikan
atau sampah plastik menjadi lipstik pantai ini
aku tetap memunguti kata-kata dalam buku puisi ini

Kamis, 01 November 2012

Sajak Tukang Batu

pasir dan semen yang jadi adonan
dan batu-batu koral yang dicampurkan
masih tak mampu memperkuat periukmu

Selasa, 30 Oktober 2012

Pada Lautmu (2)

katakan padaku tentang lautmu yang biru
yang selalu membuat hatimu risau
katakan padaku tentang gejolak ombak
yang selalu membuat jantungmu berdetak retak

Senin, 29 Oktober 2012

Selamat Pagi Matahari

selamat pagi matahari
ternyata aku masih hidup hari ini
ayo, antarkan aku pergi demonstrasi
di dalam sunyi, dalam belantara puisi!

Minggu, 28 Oktober 2012

Nostalgia Pengantin Sastra

Oleh Sabrank Suparno

SASTRA, kerap seruas dengan hal tak terduga, lepas dari prediksi dan jangkauan macam apa pun, tiba-tiba ada, hadir, mengalir, nyata, kemudian hilang, senyap, muram, kelam dan remang. Keunikan apa sesungguhnya yang terjadi di balik fenomena sastra? Sehingga sedemikian ‘membatmentul-nya’diayunkan keseimbangan sejarah.

Kamis, 25 Oktober 2012

Sabtu, 20 Oktober 2012

Ibu Pertiwi Sempoyongan

ibu pertiwi sempoyongan
seperti perahu-perahu nelayan
terombang-ambing di tengah lautan
dihantam badai dan topan

Jumat, 19 Oktober 2012

(Bukan) Puisi Ngantuk

maaf kalau aku ingin tidur
atau setidaknya ingin ngantuk
jika mendengar pidatomu
tentang inflasi 5 % terkendali

Rabu, 17 Oktober 2012

Jumat, 12 Oktober 2012

Puisi itu…! Menerjang Pecundang

Oleh Sabrank Suparno*

DETIK-detik penutupan serangkaian acara Gebyar Pesta Seni Rakyat Jombang yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jombang (DeKaJo) beserta lembaga terkait di gedung PSBR, dipungkasi dengan pertunjukan Teatrikalisasi-Puisi-Musik persembahan mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Jombang angkatan 2009. Pementasan sesi pertama digelar pukul 15:30 dan pementasan ulang pukul 19:00, dengan 4 judul puisi sekaligus: Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Jakarta dan Balada Terbunuhnya Atmo Karpo karya WS. Rendra, Menghisap Kelembak Menyan karya Emha Ainun Nadjib, dan terahir MAJOI (Malu Aku Jadi Orang Indonesi karya Taufik Ismail.    

Kamis, 11 Oktober 2012

Banyuwangi Tak Wangi Lagi

“Bunuh dia! Habisi dia!”
Kata orang-orang bertopeng
yang menyeretnya beramai-ramai
ke dalam kegelapan, kemarin malam

Rabu, 10 Oktober 2012

Sasana Elegi Sebuah Negeri

Oleh Sabrank Suparno*


     “Lain lubuk lain belalang…
                       ……lain pula ikan dan pemancingnya.”

Menapaki awal tahun baru 2011, mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Jombang menorehkan catatan tersendiri dalam percaturan perteateran Indonesia. Program pementasan’Elegi Sebuah Negeri’ yang di gebyakkan oleh angkatan 2008 di Aula Depag Jombang selama 3 hari lalu seolah penyambung tongkat estafet adik kelasnya (angkatan 2009) yang menuntaskan pementasan ‘Teatrikalisasi- Puisi pada 6 Januari 2011 di gedung PSBR Jombang.

Selasa, 09 Oktober 2012

Sastra Singo Edan Meraung Gemontang

(Reportase, bedah “Salam Mempelai” karya Tengsoe Tjahjono)

Oleh Sabrank Suparno*

ADA beberapa analis yang pernah mengatakan, perihal seluk-beluk kesusastraan Malang. Termasuk asumsi yang dikemukakan bahwa sastrawan Malang cenderung inklusif, tipikal, kaku dll. Asumtor itu menunjuk satu indikator yang menurut pengamatan mereka, sikap sastrawan Malang selama ini menutup diri dengan jaringan komunitas lain, egois, ber-megalomania atas kebesaran masa lalunya. Pendeknya berputar membangun kediriannya, pandangan mengenai kepribadiannya di hadapan dirinya sendiri.

Senin, 08 Oktober 2012

Puisi Nasi Bungkus

sebungkus nasi, sepotong tempe
sekepal sayur, sedulit sambal cabe
segelas air mineral, secangkir kopi pahit
.      : Tuhan, nikmat mana yang pantas kudustai?

Minggu, 07 Oktober 2012

NU Miring, Sastra Gonjang Ganjing

Oleh Sabrank Suparno*

MENELUSURI kiprah para muda NU sepeninggal tokoh muktabar Abdurrahman Wahid, diam-diam generasi penerusnya aktif melakukan upaya terobosan  yang mengarah ke pembangkitan kesadaran kembali, terutama pada wilayah tradisi keNUan atau yang dikenal dengan ‘tradisi santri’. Geliat ini dapat kita amati dari berbagai acara yang berkenaan dengan keNUan dari berbagai sektor kehidupan sosial, politik, kebudayaan, kesenian dan sastra, bahkan soal yang remeh sekali pun perihal ‘guyonan nyentrik ala NUis.

Jumat, 05 Oktober 2012

Puisi Belum Ada Judul

Oleh Sabrank Suparno*

mungkin esok hari
jenazahku ini
akan kupersembahkan
di hari perkawinanmu
duhai sayangku

Kamis, 04 Oktober 2012

Senin, 01 Oktober 2012

Besut Seikat Kembang Nusantara

Oleh: Sabrank Suparno

BESUT dan folklor di belantara nusantara adalah seikat kembang bertangkai dua: satu berwajah polos nan lugu berperingai bocah ingusan sebuah desa terpelosok, yakni kampung Jombang, dua sebagai kawan sepermainan dengan anak-cucu folklor senusantara lainnya. Keduanya berbeda julukan dan tanah kelahiran, namun berperilaku sepadan, yakni khusuk bersila merenungi jati diri, dari rahim siapa ia lahir di muka bumi? Kemudian kedewasaan menghantarkan dirinya meniti asa cinta yang ternodai.

Minggu, 30 September 2012

Kelompok Alief dan Simpul Antar Grup Teater di Mojoagung Jombang

Oleh: Siti Sa'adah

MENGINJAK pelataran kantor kecamatan Mojoagung pada hari Minggu, 4 September 2011 untuk menghadiri Halal Bi Halal Pecinta Seni 2011 yang digelar oleh Kelompok Alief Mojoagung mulai pukul 08.00 pagi sampai dzuhur, menyeret kenangan saya satu tahun yang lalu di acara yang sama. Ada dorongan yang kuat untuk datang kembali pada tahun ini, karena nuansa guyub yang bisa saya rasakan di tengah para penggiat teater, baik kalangan pelajar maupun umum. Kalau tahun 2010 mengusung parade monolog, pada tahun 2011 menitikberatkan pada pementasan naskah yang ditulis, disutradarai dan dipentaskan oleh pelajar.

Sabtu, 29 September 2012

Senja Itu Telah Memaksamu Pulang

senja itu telah memaksamu pulang, kawan
kemudian melipat-lipat
dan membiarkanmu terkapar
dirubung lalat di emperan toko cina

Selasa, 24 Juli 2012

Bulan Sastra Indonesia di Jombang

Oleh: Siti Sa’adah*

Meskipun belum ada kesepakatan secara menyeluruh mengenai peringatan Bulan Sastra Indonesia, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP Bahtra Indonesia) STKIP PGRI Jombang telah mengagendakan peringatan tersebut pada bulan April. Bulan sastra disebut oleh Sapardi Djoko Damono sebagai hari sastra jatuh tepat pada 28 April yang sekaligus untuk mengenang Chairil Anwar. Bulan Sastra Indonesia yang telah berlangsung pada 15-16 April 2011 di kampus STKIP PGRI Jombang merupakan agenda baru HMP Bahtra Indonesia yang merupakan pengembangan agenda Bulan Chairil yang telah dilaksanakan sebanyak tiga kali setiap tahun sejak kepemimpinan Ikhsanul Fikri (2008) yang sekarang menjadi ketua Sanggar Teater Gendhing dan Rahmad Sularso Nh. (2009 dan 2010). Pergantian nama dari Bulan Chairil ke Bulan Sastra ini bertujuan agar kegiatan tidak terpaku pada sosok Chairil saja, melainkan terbuka untuk mengangkat sastrawan lain seperti Pramoedya Ananta Toer yang wafat pada bulan ini.

Senin, 23 Juli 2012

Bahasa nJombang-an

Oleh: M. Fathoni Mahsun*

Dialek kebahasaan di Jombang sesungguhnya adalah sebuah fenomena yang menarik untuk dicermati, namun sayangnya fenomena ini kurang disadari. Pelaku budaya  di Jombang sendiri tidak menempatkan dialek bahasa sebagai salah satu garapannya, kebanyakan mereka masih cenderung memperhatikan seni ludruk, besutan, remo, jaran kepang, hadrah dan produk-produk budaya lain yang sudah lazim.

Jumat, 20 Juli 2012

Kuwen

Cerpen: Siti Sa'adah

SIAPA berani mengartikan sabda nabi surga ada di telapak kaki ibu secara harfiah? Mungkin akulah yang pertama. Barang siapa berani membantah atau menertawakan, langsung kusodorkan bukti nyata ini.

***

Minggu, 01 Juli 2012

Pulang ke Rahim

Oleh: Siti Sa’adah

aku rindu pulang ke rahimmu ibu
rahim sepi yang mengungkung ketakutanku saat aku berada di sini
melingkar aku bersama sulur ari

Kamis, 14 Juni 2012

Puisi di Depan Radio

aku mendengar berita di radio
tentang fluktuasi harga-harga sembako
yang semakin tak terjangkau
tapi aku tak lagi risau
sebab berapapun harganya
aku tak bisa menjangkau
aku tetap saja mengigau

Senin, 11 Juni 2012

Pada Lautmu, 1

aku hanya ingin menyeruput kopi
juga menulis sebait puisi di lautmu
dan melarungkan rinduku pada rindumu
biar laut di dada ini tak terus-menerus bergemuruh!

Minggu, 10 Juni 2012

Membaca Buku, 1

aku teramat lelah, juga gelisah
menelusuri jejak-jejak sejarah
pada halaman berwarna merah
ya, sering berwarna merah

Kamis, 10 Mei 2012

Senja di Sebuah Stasiun

“………. aku tetap tegar meski rel-rel cintaku kau lindas dengan gerbong cintamu hingga melengking-lengking menyayat-nyayat menjerit-jerit dan engkau terus melaju, sementara aku masih menikmati sakit bersama lampu-lampu muram dan tiang-tiang listrik karatan,  ah…..cintamu memang seharga karcis peron ……..”


Rabu, 09 Mei 2012

Puisi Lalat

dan lalat-lalat pun berterbangan
meraung-raung berseliweran
menebar keberisikan
mirip dirinya
:berisik mengusik hari-hariku !!!


Senin, 07 Mei 2012

Kemarin Aku Sudah Bicara Denganmu

kemarin aku sudah bicara denganmu
bahwa ketika pemilu yang lalu
aku enggan menghadiri coblosan
bukannya aku tak peduli keadaan
tapi karena pemilu membuatku semakin pilu
dengan pemilu dunia memang semakin ramai
namun tidak bertambah damai

Jumat, 04 Mei 2012

Puisi Terlewat (10)

dan…….
buku yang kutulisi puisi
kau robek-robek
dan……
kau lempar ke mukaku
dan……
robek pula jiwaku!


Kamis, 03 Mei 2012

Headline Koran Pagi

headline koran pagi
hari ini harga BBM naik lagi
camkan, naik lagi !!!
tapi siapa peduli

Selasa, 01 Mei 2012

Secangkir Kopi Pahit

secangkir kopi pahit
mengingatkanku pada simbok
simbok, sang maestro cintaku
inspirasiku!

Rabu, 04 April 2012

Pada Hari Ini

pada hari ini
aku ingin bernyanyi
tak hanya di kamar mandi
tapi juga di luar sana
biarpun di luar sana
banyak aparat berjaga!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mengenai Saya

Foto saya
Jombang, East Java, Indonesia
I was born and grew up in Wonosalam. Lives in Malang. Only a "pencangkul" and coffee lovers, coffee addicts even.

Pengikut